Profil

Tan Sri Sanusi Junid, Tokoh Malaysia Kelahiran Kampung Yan Kedah, Lebih Aceh daripada Aceh

semasa hidupnya Tan Sri Sanusi Junid, sangat dekat dengan Mahathir Mohamad, orang kuat Malaysia yang lebih dari 22 tahun menjabat sebagai PM

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
Tan Sri Sanusi Junid
Tan Sri Sanusi Junid 

SERAMBIWIKI.COM, ACEH - Sanusi Junid atau lengkapnya Y.B. Tan Sri Dato' Seri Sanusi Junid (lahir di Yan, Kedah, Malaysia, 10 Juli 1943) adalah salah satu tokoh berdarah Aceh yang meraih sukses di Malaysia.

Selain Tan Sri Sanusi Junid, terdapat juga nama Tan Sri Hanafiah bin Hussain yang juga berasal dari Yan Kedah.

Tan Sri Hanafiah lahir di Yan Kedah 16 April 1927, merupakan anak keempat dari delapan bersaudara buah hati pasangan Nyak Hussain Nyak Ahmad dan Nyak Siti Hawa Nyak Hasan.

Tan Sri Hanafiah yang dikurniai tiga orang anak ini dikenal sebagai akuntan Melayu pertama yang bersertifikat.

Di Yan ini terdapat satu kawasan tempat bermukimnya para keturunan Aceh yang dikenal dengan nama Kampung Acheh di Yan.

Sebelum era dua Tan Sri asal Kampung Yan Keudah, seorang putra Aceh juga bergelar Tan Sri di Malaysia. 

Dialah sang legenda seniman Melayu, Tan Sri P Ramlee alias Ramli Bin Puteh.

P. Ramlee atau nama sebenarnya Teuku Zakaria bin Teuku Nyak Puteh adalah seorang aktor Malaysia pada tahun 1950-an.

Ayahnya berasal dari Lhokseumawe yang menikahi Che Mah Hussein pada tahun 1925 di Kubang Buaya, Butterworth, Malaysia.

Tapi kali ini kita akan membahas khusus tentang sosok Tan Sri Sanusi Junid

Karena beliau adalah satu di antara tokoh berdarah Aceh yang sangat peduli dengan Aceh dan bangsa Aceh yang berada di Malaysia, serta belahan negara lainnya di dunia.

Hal ini bisa dibuktikan dari kesediaannya menjadi Presiden The Aceh Club (Sebuah Badan perkumpulan masyarakat Aceh di seluruh dunia), serta Presiden Ikatan Masyarakat Acheh Malaysia (IMAM).

Kedua jabatan paguyuban masyarakat Aceh itu diembannya di sela-sela kesibukannya dengan berbagai aktivitas sebagai salah satu pejabat tinggi di Kerajaan Malaysia.

Banyak orang Aceh di Malaysia membagi kisah, meski lahir, besar, dan memiliki karir cemerlang di Malaysia, Tan Sri Sanusi Junid, lebih Aceh daripada orang Aceh itu sendiri.

Seperti diketahui, semasa hidupnya Tan Sri Sanusi Junid, sangat dekat dengan Mahathir Mohamad, orang kuat Malaysia yang lebih dari 22 tahun menjabat sebagai Perdana Menteri.

Baca juga: Mahathir Mohamad Merasa Sedih dan Kesunyian, Satu Per Satu Sahabatnya Meninggal Dunia

BACA: Catatan dari Malaysia, Koperasi Masa, Datuk Mansyur, Hingga Kisah Tiga Diaspora Aceh Beda Generasi

Meninggal di Usia 74 Tahun

Tan Sri Sanusi Junid dipanggil Allah menghadap Sang Pencipta dalam usia 74 tahun saat menjelang shalat Subuh, Jumat (9/3/2018) di rumahnya kawasan Bukit Pantai, Kuala Lumpur, Malaysia.

Jenazahnya dishalatkan oleh sekitar 3.000 jamaah di Masjid Saydina Umar Bukit Damansara Kuala Lumpur, dan dimakamkan di Bukit Kiara Kuala Lumpur.

Pria berdarah Aceh ini adalah bankir yang kemudian beralih menjadi  politikus, bahkan salah satu politikus ternama di Malaysia.

Istrinya pun YABhg Puan Sri Datin Seri Inangda Manyam Keumala juga keturunan Aceh.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved