Masjid Agung Baitul Makmur, Masuk Deretan 100 Masjid Terindah se-Indonesia

Masjid Agung Baitul Makmur diresmikan pada tanggal 1 Juni 1999 yang dapat menampung sekitar 7.000 jamaah sekaligus.

Penulis: Sakdul Bahri
Editor: Khalidin
SERAMBIWIKI.COM/SAKDUL BAHRI
Suasana Kondisi Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat dari luar dan dalam Masjid.
SERAMBIWIKI.COM/SAKDUL BAHRI
Suasana Kondisi Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat dari luar dan dalam Masjid.
SERAMBIWIKI.COM/SAKDUL BAHRI
Suasana Kondisi Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat dari luar dan dalam Masjid.
SERAMBIWIKI.COM/SAKDUL BAHRI
Suasana jamaah Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat dari luar dan dalam Masjid.

SERAMBIWIKI.COM, MEULABOH - Masjid Agung Baitul Makmur yang terletak di Jalan Imam Bonjol Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat salah satu icon terbaik Aceh Barat dan Aceh pada umumnya.

Nama Meulaboh merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Barat sebagai tempat lahirnya salah satu pahlawan nasional yang bernama “Teuku Umar Johan Pahlawan” yang terus dikenang sepanjang masa.

Masjid Agung Baitul Makmur yang berdiri megah memiliki perpaduan beberapa arsitektur bangunan seperti Timur Tengah, Asia, dan Lokal Aceh yang dibalut dengan dengan perpaduan warna coklat cerah dan putih.

Masjid ini sekaligus menjadi masjid terbesar dan termegah di seluruh kawasan Pantai Barat Aceh.

Imam Chik Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Tgk Abdullah kepada Serambiwiki.com, mengatakan, bahwa Masjid tersebut diresmikan pada tanggal 1 Juni 1999 yang dapat menampung sekitar 7.000 jamaah sekaligus. Sampai sekarang, masjid ini juga terus mengalami perluasan wilayah dan bangunan agar bisa dikatakan lebih sempurna.

Masjid ini memancarkan cahaya yang tak biasa. Pemilihan warna yang mencolok. Bentuk bangunan yang berbeda dari kebanyakan masjid lain. Masjid ini berdiri di pusat kota Meulaboh, Aceh Barat.

Masjid ini didirikan tahun 1987 atas ide Bupati Malik Ridwan Badai. Interaksi masyarakat sekitar dengan masjid ini dalam jumlah besar adalah saat pelaksanaan shalat tarawih di tahun 2000.

Baca juga: Abuya Syeikh H Abdussalam Ghaliby, Pemimpin Dayah Darul Ulumuddiniyah Aceh Barat Daya

Baca juga: Megahnya Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya, Mampu Tampung 4.200 Jamaah

Di Masjid ini juga menjadi sejarah tempat mencatat jumlah korban tsunami di kain putih dan menjadi saksi bisu kedahsyatan tsunami tahun 2004, di mana banyak masyarakat berteduh kala itu.

Masjid ini terdiri dari dua menara dan tujuh kubah dengan ukuran yang berbeda.

Masjid Agung ini didirikan di tanah seluas 5,2 hektar dengan luas bangunan 3.500 persegi.

Halaman12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved