Masjid Al Falah Pondok Baru Bener Meriah, Penyatu Suku Gayo, Aceh dan Jawa

Di dinding masjid tertulis dibangun pada tahun 1961, namun menurut keterangan orang tua terdahulu masjid tertua ini dibangun antara tahun 1959/1970an

Penulis: Budi Fatria
Editor: Khalidin
SERAMBIWIKI.COM/BUDI FATRIA
Masjid Al Falah Pondok Baru, di Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah. Foto Direkam, Sabtu (24/4/2021)
SERAMBIWIKI.COM/BUDI FATRIA
Masjid Al Falah Pondok Baru, di Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah. Foto Direkam, Sabtu (24/4/2021)


SERAMBIWIKI.COM, REDELONG - Masjid Al Falah Pondok Baru, Kecamatan Bandar, Bener Meriah'>Kabupaten Bener Meriah yang bertuliskan dibangun sejak tahun 1961 itu telah menyatukan suku Gayo, Aceh dan Jawa.

Pondok Baru merupakan pusat pasar terbesar di Bener Meriah'>Kabupaten Bener Meriah yang tumbuh, berkembang dengan beragam suku tinggal disitu, yaitu Gayo, Aceh, dan Jawa.

Masjid yang berdiri megah ditengah pusat pasar Pondok Baru itu dibangun atas swadaya masyarakat yang mendiami kawasan itu.

Awalnya, masjid itu dibangun berkontruksi kayu dan kini sudah berkonstruksi beton dengan arsitektur bangunan megah, halaman luas, dan tempat parkir lebar.

Masjid berlantai dua dengan kubah berwarna kuning keemasan itu begitu makmur, terlihat setiap harinya ramai jamaah shalat lima waktu.

“Memang pada dinding masjid tertulis dibangun pada tahun 1961, namun menurut keterangan orang tua terdahulu masjid tertua ini dibangun antara tahun 1959 atau 1970-an,” ujar M Yusuf Gayo SH SAg yang merupakan Humas Masjid Al Falah Pondok Baru.

Lanjutnya, masjid ini merupakan masjid tertua sejak Bandar ini belum menjadi kecamatan semasa masih bergabung dengan Kabupaten Aceh Tengah.

Baca juga: Dailami, Mantan Gubernur GAM Linge yang Kini Jadi Wakil Bupati Bener Meriah, Pernah Ditembak TNI

Baca juga: Kisah Masjid Baitul Ma’bud yang Dibangun dari Sadaqah Kubu Aneuk Lhee

Seiring berjalan waktu, kata Yusuf kemudian dari Kabupaten Aceh Tengah dimekarkan menjadi Bener Meriah'>Kabupaten Bener Meriah.

“Dulunya masjid ini adalah masjid kemukiman dan sekarang sudah menjadi masjid kecamatan,” sebut M Yusuf Gayo.

Sejarah

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved