Kisah Masjid Baitul Ma’bud yang Dibangun dari Sadaqah Kubu Aneuk Lhee

Dibandingkan bangunan masjid Baitul Ma’bud yang awalnya dulu dibangun dari kontruksi tiang kayu, dan atap rumbia di tahun 1965.

Penulis: Seni Hendri
Editor: Khalidin
SERAMBIWIKI.COM/SENI HENDRI
Masjid Baitul Ma’bud yang terletak di Desa Paya Gajah, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur
SERAMBIWIKI.COM/SENI HENDRI
Masjid Baitul Ma’bud yang terletak di Desa Paya Gajah, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur

SERAMBIWIKI.COM, ACEH TIMUR – Aceh Timur memiliki Masjid dengan ornamen ala Timur Tengah yang begitu  indah dan megah.

Masjid  bernama Baitul Ma’bud tersebut terletak di Desa Paya Gajah, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur  dan memiliki nilai sejarah yang luar biasa. 

Di dalam komplek masjid ini terdapat makam bersejarah yaitu makam Kubue Aneuk Lhee, yang terlebih duhulu ada sejak tahun 1946 atau setahun setelah Indonesia Merdeka.

Dibandingkan bangunan masjid yang awalnya dulu dibangun dari kontruksi tiang kayu, dan atap rumbia di tahun 1965.

“Masjid ini pertama kali dibangun tahun 1965. Kemudian, diperbarui pembangunannnya, sejak tahun 2006, hingga saat ini sudah terbangun masjid dengan bangunan yang kokoh dan indah.

"Semua dari dana swadaya masyarakat, dan dana sekedah warga ke Makam Kubue Aneuk Lhee,” ungkap Abdurrahman Idris atau Peutua Rahman, selaku tokoh masyarakat Desa Paya Gajah, kepada Serambiwiki.com, Kamis (22/4/2021).

Abdurrahman, yang didampingi Imum Chik Masjid Baitul Ma’bud, Tgk Hasan Basri, dan Bilal Kubu Aneuk Lhe, Tgk Murhaban, mengatakan, pembaharuan bangunan masjid Baitul Ma’bud tersebut dananya selain dana swadaya masyarakat, juga dari dana sedekah warga ke makam Kubue Aneuk Lhee.

Dasar warga menggunakan dana sumbangan dari makam Kubue Aneuk Lhee untuk pembangunan masjid yaitu berdasarkan, amanah Tgk Umar salah satu ahli waris dari makam tiga bersaudara tersebut.

“Almarhum Tgk Umar, adalah abang kandung tertua ketiga almarhum Kubue Aneuk Lhe, yang mengamanahkan dana sedekah tersebut lebih baik dipergunakan untuk pembangunan masjid,” ungkap Peutua Rahman.

Peutua Rahman mengatakan, banyak warga bersedekah ke makam Kubue Aneuk Lhee, baik pengguna jalan yang banyak bersedekah ke kotak amal yang ada di pinggir jalan nasional Banda Aceh-Medan.

Selain itu, banyak warga juga bersedekah langsung ke kotak amal yang ada di dalam makam serta ada yang bersedekah ke masjid.

Baca juga: Mengenal Sofyan Djalil, Putra Peureulak Aceh Timur, Menteri Semua Zaman, Sang Pengagas Omnibus Law

Baca juga: 5 Fakta Nagorno Karabakh, Wilayah Seluas Aceh Timur, Merdeka De Facto Tapi Tak Diakui Internasional

Untuk tahun 2020 silam, setelah semua sedekah warga dikumpulkan dana sadaqah mencapai sekitar Rp 1,2 miliar.

Tahun ini, dana sedekah setiap bulan berkisar 25-30 juta perbulan, yang mana setiap seminggu dana sedekah itu diumumkan melalui Shalat Jumat.

Dana tersebut dipergunakan untuk pembangunan dan operasional masjid, membayar honor guru pengajian di balai pengajian yang ada di dalam komplek masjid.

Kemudian membangunan tempat pendidikan al-quran (TPA) yang ada di desa, membangun dayah, serta untuk memperingati ulang tahun makam Kubue Aneuk Lhee setiap tahun yang dihadiri seluruh ahli waris dari Aceh Tamiang.

Untuk diketahui masjid ini, memiliki halaman yang luas. Memiliki TPA dalam komplek masjid, memiliki balai istirahat, dan memiliki fasilitas wudhu yang bersih, serta ruang masjid yang dilengkapi pendingin ruangan atau AC.

Bangunan masjid yang indah, ini juga terlihat dari ruas jalan Nasional Banda Aceh-Medan, karena lokasinya yang dekat dengan ruas jalan dengan jarak sekitar 50 sehingga banyak pengguna jalan singgah untuk menunaikan ibadah, ziarah, serta berwisata religi.

Makam Keramat

Tgk Murhaban Bilal Masjid Kubue Aneuk Lhee, mengatakan, setiap hari makam Kubue Aneuk Lhee ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah untuk menunaikan nazar/hajat mereka baik itu bersedekah, maupun memanjatkan doa di dalam komplek makam.

“Nazar mereka bermacam-macam, setelah cita-cita mereka terwujud, mereka datang kemari (ke makam) untuk menunaikan hajatnya,” ungkap Tgk Murhaban.

Ikuti kami di
KOMENTAR
256 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved