Masjid Jamik Syaikhuna Gudang Buloh Nagan Raya, Dibangun Zaman Belanda Kini Sering Tempat Bernazar

Sejak abad 18, masjid tersebut baru diberi nama yaitu Masjid Jamik Syaikhuna Gudang Buloh Ujong Pasi pada tahun 1978 oleh Tgk Abdul Wahab Waly.

Penulis: Rizwan
Editor: Khalidin
SERAMBIWIKI.COM/RIZWAN
Masjid Jamik Syaikhuna Gudang Buloh, Ujong Pasi, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Kamis (15/4/2021).
SERAMBIWIKI.COM/RIZWAN
Masjid Jamik Syaikhuna Gudang Buloh, Ujong Pasi, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Kamis (15/4/2021).

SERAMBIWIKI.COM, SUKA MAKMUE - Masjid Jamik Syaikhuna yang dikenal sebutan Masjid Gudang Buloh berada di Desa Ujong Pasi, Kecamatan Kuala, Nagan Raya.

Masjid tersebut merupakan tempat ibadah jamaah desa setempat.

Selain itu, setiap hari masjid yang sangat indah dan berlantai dua itu ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah untuk melepas nazar (hajatan).

Keberadaan masjid gudang buloh berawal pembangunan jalan Kuala Tuha - Jeuram atau sekarang disebut jalan nasional Simpang Peut-Beutong.

Saat itu, seorang ulama S Abdurani S alias Tgk Putik sekitar tahun 1888 dipercayakan Belanda membangunan jalan tersebut.

Seperti diutarakan Tgk Jamin, selaku tengku khadam masjid dan Tgk Lut Abas, tokoh masyarakat setempat saat diwawancarai Serambiwiki.com, Kamis (15/4/2021) lalu mengungkapkan, semua peralatan kerja pembangunan jalan diletakan di gudang terbuat dari buloh (dalam bahasa Indonesia bambu).

Gudang pembangunan jalan itu tepatnya berada di masjid Syaikhuna saat ini. Lalu saat itu ditancapkan sebuah tiang di lokasi tersebut.

Baca juga: Profil Meurah Budiman, Kakanwil Kemenkumham Aceh yang Baru, Putra Aceh Kelahiran Nagan Raya

Baca juga: Tugu Tani di Nagan Raya, Jejak Keberhasilan Presiden Soeharto Memajukan Sektor Pertanian

Setelah jalan selesai tahun 1892 lalu gudang yang sebelumnya tempat peralatan kerja dijadikan masjid oleh pihak desa setempat.

Secara bertahap masjid tersebut terus dibangun dari semula dinding buloh sehingga semakin indah dan besar sebagai tempat ibadah.

Masjid tersebut berlantai II dengan halaman yang luas. Masjid tersebut memiliki lima kubah dengan rincian empat kubah kecil dan satu kubah besar serta sebuah menara yang tinggi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved