Sejarah

Dayah Budi Mesja Lamno Saksi Bisu Dahsyatnya Tsunami Aceh 26 Desember 2004

Yayasan Dayah BUDI Lamno ini didirikan pada tanggal 04 April 1967 oleh Tgk. H. Ibrahim bin Ishaq (Alm) sekaligus menjadi pimpinan pada tahun 1967–1997

Penulis: Riski Bintang
Editor: Khalidin
SERAMBIWIKI.COM/RISKI BINTANG
Santri Pondok Pesantren Yayasan dayah Bahrul ‘Ulum Diniyah Islamiyah (BUDI) Lamno yang terletak di Desa Janguet Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh 

SERAMBIWIKI.COM, CALANG - Pondok Pesantren Yayasan dayah Bahrul ‘Ulum Diniyah Islamiyah (BUDI) Lamno yang terletak di Desa Janguet Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya Propinsi Aceh merupakan salah satu diantara sarana lembaga pendidikan agama (dayah) yang terkenal di Kabupaten Aceh Jaya.

Yayasan Dayah BUDI Lamno ini didirikan pada tanggal 04 April 1967 oleh Tgk. H. Ibrahim bin Ishaq (Alm) sekaligus menjadi pimpinan pada tahun 1967–1997.

Selanjutnya kepemimpinan Pesantren tersebut dilanjutkan oleh Tgk. H. Asnawi Ramli yang juga salah satu anak didiknya dan juga sesepuhnya sampai saat sekarang ini.

Pada masa kepemimpinan Tgk. H. Ibrahim bin Ishaq atau yang lebih dikenal dengan nama kecilnya Abu BUDI, memiliki anak didik baik santriwan maupun santriwati mencapai 1200 santri.

Namun jumlah ini dari tahun ke tahun mengalami perubahan diiringi dengan melahirkan kader – kader yang menjadi pimpinan Pesantren, dan Pemuka masyarakat dikala mereka kembali ke daerahnya masing – masing.

Dengan keberhasilan ini tidak diherankan jikalau Dayah BUDI dikenal sebagai salah satu tempat Pendidikan Agama yang handal di Provinsi Aceh pada khususnya dan disebahagian Provinsi lain di Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan tersebarnya alumni-alumni di berbagai Kabupaten di provinsi Aceh dan sebahagian dari provinsi. Lainnya seperti Lampung, Jambi, Sumatra Barat, Sumut, Riau, Sumatra Selatan, bahkan sampai ke negeri jiran Malaysia.

Baca juga: Kisah Abuya Tanah Merah, Ulama Kharismatik dan Pejuang Pendidikan Aceh Singkil

Baca juga: Abuya Syeikh H Abdussalam Ghaliby, Pemimpin Dayah Darul Ulumuddiniyah Aceh Barat Daya

Baca juga: Biodata Waled Marhaban Bakongan, Ulama Karismatik yang Ikut Berperan Dalam Perdamaian Aceh

Setelah wafatnya Alm Abu Budi pada tahun 1997, kepemimpinan Pesantren di lanjutkan oleh Tgk.H.Asnawi Ramli yang disapa dengan Aba Asnawi.

Dalam kepemimpinannya beliau telah mampu mempertahankan keberhasilan yang telah dicapai oleh Abu Budi, baik disektor pendidikan dan juga perekonomian.

Sehingga nama harum Dayah bahrul ‘Ulum Diniyah Islamiyah ( BUDI ) masih melekat di hati masyarakat Aceh dan sebagian masyarakat nusantara.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved