Seni dan Budaya

Cara Orang Gayo Minum Kopi, "Kupi Olong, Kupi Kertub, Kupi Tubruk"

Ada yang disebut "Kupi Olong" yaitu daun kopi dikeringkan dan diremas. Potongan daun itu kemudian diseduh dalam segelas air mendidih.

SERAMBINEWS.COM/HENDRI
KOPI KALIMANSI- Menikmati kopi kalimansi yang merupakan perpaduan dari sirup kalamansi dan espresso di salah salah warung kopi di Banda Aceh, Rabu (22/1/2020). 

SERAMBIWIKI.COM - Kopi Gayo sudah terkenal ke seantero dunia. Masyarakat Gayo menyebut kopi dengan istilah "Sengkewe." lalu bagaimana cara orang gayo mengolah kopi dan menjadikannya minuman?

Ada yang disebut "Kupi Olong" yaitu daun kopi dikeringkan dan diremas. Potongan daun itu kemudian diseduh dalam segelas air mendidih.

Untuk menambah rasa, diminum dengan gula merah. Orang Gayo menyebut cara minum seperti itu dengan istilah “minum kupi olong” atau minum kopi daun. “Olong” dalam bahasa Indonesia berarti daun.

Cerita tentang “kupi olong” ini pernah disampaikan almarhum M Yusuf Hakim, dalam suatu perbincangan di rumahnya di Kampung Hakim, Takengon, Aceh Tengah. Rumahnya “bertengger” di sebuah bukit di persimpangan Bale Atas dan Kampung Hakim.

“Kupi Olong” itu terjadi pada zaman Belanda. Kolonialis melarang orang-orang lokal minum dari biji kopi. “Ketika itu berkembang kabar, bahwa biji kopi beracun untuk orang lokal.

Kami juga ditakut-takuti, kulit dan warna mata kami akan ikut berubah seperti kulit dan mata ‘kapir’ kalau minum kopi,” kenang Yusuf Hakim tentang masa remajanya. Ia lahir pada 1940 di Takengon dan meninggal dunia pada 2016 di Takengon.

Kisah tentang minum “Kupi Olong” juga pernah dikabarkan penyair Gayo almarhum Ibrahim Kadir. “Masa itu orang Gayo sama sekali belum memiliki pengetahuan apapun tentang cara minum kopi,” kata Ibrahim Kadir di rumahnya sambil menikmati hidangan kopi.

Baca juga: Ada Mantara Kopi di Gayo, Orang Gayo Klasik Menyebut Kopi dengan Sengkewe

Baca juga: Mengenal Sejarah Gayo, Salah Satu Etnis Tertua di Nusantara

Ibrahim Kadir mengaku ingat, karena pernah menyaksikan orang tuanya sendiri mengolah "Kupi Olong."
Selain "Kupi Olong" di Gayo juga terdapat beberapa cara minum kopi. Ada yang disebut “kupi (kopi) kertub, kupi tubruk, kupi saring,” sampai kopi hasil seduhan “coffee maker” atau alat penyeduh kopi impor.

“Kopi kertub” terbilang cara minum kopi orang Gayo paling klasik. Seduhan kopi diminum terpisah dengan gula aren.

Potongan gula aren dalam bentuk dadu kecil diemut dalam mulut dan kemudian kopi diminum. Antara gula aren dan kopi “beradu” dalam mulut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Khalidin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved