Sejarah

Tugu Tani di Nagan Raya, Jejak Keberhasilan Presiden Soeharto Memajukan Sektor Pertanian

Bangunan berusia 35 tersebut adalah ‘tugu keberhasilan pertanian’ bukti sejarah jika Presiden Soeharto dan Ibu Negara Tien pernah datang ke Nagan Raya

Penulis: Rizwan
Editor: Khalidin
SERAMBIWIKI/RIZWAN
Tugu pertanian di perkarangan Masjid Desa Lung Baro, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, Minggu (7/3/2021). 

Laporan Rizwan/Nagan Raya

SERAMBIWIKI.COM, SUKA MAKMUE – Sebuah tugu yang di atas terdapat kupiah Teuku Umar hingga kini masih terlihat menarik di perkarangan Masjid Syuhada, Desa Lueng Baro, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya.

Bangunan yang sudah berusia 35 tersebut merupakan ‘tugu keberhasilan pertanian’ bukti sejarah bahwa Presiden Soeharto dan Ibu Negara Tien pernah datang ke Nagan Raya pada 26 Maret 1986 silam.

Nagan Raya ketika itu masih menjadi daerah Aceh Barat sebab daerah tersebut baru mekar pada tahun 2002 silam.

Pada tugu tertera tulisan pada empat sisi meliputi bagian depan dan belakang tertera ‘di halaman mesjid syuhada inilah Bapak Presiden RI dan Ibu Tien Soeharto meresmikan keberhasilan pertanian Aceh Barat 26 Maret 1986’.

Berikutnya pada bagian kiri dan kanan tertulis ‘operasi khusus gelora petani makmue nanggroe, gerakan makmue beusaree, geuma beusaree’ serta operasi khusus gelora petani makmue nanggroe zona pertanian.

Tugu yang dicat sederhana tersebut sering menjadi perhatian warga terutama jamaah yang akan melaksanakan shalat di masjid Lueng Baro tersebut.

Baca juga: Asilmi, Masjid Warisan Soeharto di Kota Subulussalam, Selalu Ramai Jamaah

Baca juga: Banyak yang Menyangka Ini Tugu Cina, Ternyata Ada Sejarah Heroik di Balik Monumen di Pasar Keumire

Apalagi zona pertanian yang tertera di tugu sangat tepat dengan kondisi Nagan Raya yang dikenal dengan daerah lumbung pangan atau sebagai salah satu daerah penghasil beras di Aceh.

Banguan tersebut merupakan salah satu jejak upaya Presiden Soeharto memajukan sektor pertanian untuk meraih swasembada pangan.

“Tugu ini dibangun sudah sangat lama sekali ketika datang Presiden Soeharto ke daerah kami,” begitulah ungkap Camat Suka Makmue, Drs Teuku Raja Idrus menjawab Serambiwiki.com, Minggu (7/3/2021).

Camat mengaku tugu tersebut bukti sejarah bahwa Presiden Soeharto pernah datang ke Nagan Raya yang merupakan daerah ini dikenal daerah pertanian.

“Menurut keterangan Pak Presiden Soeharto bersama Ibu Negara waktu itu meresmikan pertanian. Daerah kami dikenal dengan pertanian,” ujar camat.

Dikatakan, Presiden Soeharto saat itu mendarat di Bandara Cut Nyak Dhien serta melanjutkan ke lokasi tersebut guna bertemu dengan petani yang didampingi berbagai pejabat provinsi dan kabupaten waktu itu.

Ketika peresmian pertanian itu, Desa Lueng Baro masih masuk Kecamatan Seunagan Kabupaten Aceh Barat, namun sejak pemekaran menjadi Kabupaten Nagan Raya maka bertambahlah kecamatan yakni Lueng Baro tunduk di Kecamatan Suka Makmue.

KOLASE Tulisan pada empat sisi tugu pertanian di Lung Baro, Suka Makmue, Nagan Raya, Minggu (7/3/2021).
KOLASE Tulisan pada empat sisi tugu pertanian di Lung Baro, Suka Makmue, Nagan Raya, Minggu (7/3/2021). (SERAMBIWIKI/RIZWAN)

Selain menjadi perhatian warga, keberadaan tugu pertanian yang di atasnya terdapat kupiah Teuku Umar adalah kupiah pahlawan nasional asal Aceh juga menjadi tempat warga mengambil foto sebagai kenangan terutama warga dari luar kabupaten.

Pasalnya keberadaan tugu terlihat unik dan bertuliskan dengan sederhana pada bagian bangunannya.

“Saran saya bagusnya tugu dipugarkan sehingga menjadi bukti sejarah,” ujar Hamdi, seorang warga dari luar kabupaten yang singgah ketika shalat di masjid tersebut.

Nah, bagi warga luar kabupaten Nagan Raya yang ingin mendatangi lokasi tugu tepatnya di jalan nasional Simpang Peut-Beutong Nagan Raya atau di depan masjid Syuhada Desa Lueng Baro Kecamatan Suka Makmue.

Bila datang dari arah Simpang Peut setelah menempuh perjalanan beberapa kilometer ke jalur Beutong terlihat sebuah pintu gerbang perkantoran Suka Makmue yang megah.

Lalu silakan dilihat arah kiri sebuah masjid Syudaha yang merupakan lokasi bangunan tugu keberhasilan pertanian tersebut.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved