Situs Sejarah

Gua Loyang Sekam, Tempat Sembunyi Sultan Aceh Saat di Tanah Gayo

Gua Loyang Sekam terletak di Dusun Gunung Suku-Rawe, Kecamatan Laut Tawar, lebih kurang 15 Km selatan Kota Takengon, Ibukota Aceh Tengah.

zoom-inlihat foto Gua Loyang Sekam, Tempat Sembunyi Sultan Aceh Saat di Tanah Gayo
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W.EDA
Mulut Gua Loyang Sekam

Laporan Fikar W.Eda/Jakarta

SERAMBIWIKI.COM, ----Sultan Aceh terakhir, Muhammad Daud Sjah menjadikan sebuah gua yang disebut Loyang Sekam, di sebuah kampung di tepi Danau Laut Tawar Aceh Tengah, sebagai tempat persembunyian ketika menghindari kejaran pasukan kolonialis Belanda pada 1901-1903.

Gua Loyang Sekam terletak di Dusun Gunung Suku-Rawe, Kecamatan Laut Tawar, lebih kurang 15 Km selatan Kota Takengon, Ibukota Aceh Tengah. Bersisian langsung dengan Danau Laut Tawar, atau sekitar 2 Km dari bibir danau.

Penulis MH. Gayo dalam "Perang Gayo Alas Melawan Kolonialis Belanda," (PN. Balai Pustaka, 1983), menjelaskan Sultan Aceh diselamatkan ke Tanah Gayo pada 1901-1903, sebelum kemudian sultan ditangkap di Pidie dan diasingkan ke Pulau Jawa.

Sultan Daud Sjah meninggal di pengasaingan dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Rawamangan, Jakarta Timur.

MH Gayo mencatat, sebelum tiba di Gunung Suku Rawe, Sultan Aceh terlebih dahulu singgah dan menetap di Kampung Beruksah.

Saat tiba di Rawe, Sultan Daud Sjah disambut oleh kejurun-kejurun Linge, Bukit, Siah Utama, Cik Bebesen, para penghulu dan pang-pang (panglima - panglima). Mereka mempersiapkan pengawalan sultan menghindari sergapan Belanda.

Baca juga: Mengenal Sejarah Gayo, Salah Satu Etnis Tertua di Nusantara

Baca juga: Jejak Jokowi di Aceh, Hingga Bupati Bener Meriah Abuya Sarkawi Usulkan Pembangunan Museum

Pasukan Ekspedisi Van Daleen sudah berada di Takengon pada 1901. Ketika itu Van Daleen masih berangkat mayor.

Pada 5 Oktober 1901 pasukan Van Daleen membakar habis kampung Kebanyakan. MH. Gayo menulis, peristiwa pembakaran itu hanya menyisakan masjid, "mersah" (bahasa Gayo: mushalla) dan beberapa rumah. Selebihnya musnah.

Tak lama, Van Daleen pulang ke pangkalan di Aceh Utara. Di tempat persembunyian di Loyang Sekam, Sultan Daud Sjah juga menerima tamu dari pembesar-pembesar Gayo Lues, antar lain Reje Porang, Reje Gele,

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Khalidin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved