Sejarah

Almunawarah Masjid Pertama Subulussalam

Masjid almunawarah berdiri dengan diprakarsai almarhum, H. Raja Ulasi, Almarhum H.Abdul Muluk, Khuzaini Jakfar dan almarhum H.Baihaqi Kombih

SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN UMAR BARAT
MASJID Almunawarah berada di Pusat Kota Subulussalam tepatnya Jalan Syekh Hamzah Fansury, Desa Subulussalam Selatan terpaut sekitar seratus meter dari pertigaan tugu Simpang Rundeng. 

Berdasarkan data yang diterima SerambiWiki, daya tampung masjid Almunawarah sekitar 1.000 jamaah dengan luas tanah 69,5 x 51 meter persegi.

Pendiri masjid ini adalah almarhum, H. Raja Ulasi, Almarhum, H.Abdul Muluk, Khuzaini Jakfar dan almarhum H.Baihaqi Kombih.

Tahun 2002 nama masjid diganti dari Jamik menjadi Almunawarah oleh Abu Sulaiman Dari Singkil.

Bangunan direnovasi pada tahun 2009 dan peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar, S.Ag, 15 Juni 2009

Renovasi masjid Almunawarah kala itu diketuai Haji Muhammad Layari Kombih (almarhum) dan sekretaris Ustaz Jamhuri serta bendahara H.Taher Barat, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) HM. Yusuf Beranjak Berutu dan sekretaris Arni Indra. (Khalidin Umar Barat)

Ikuti kami di
Penulis: Khalidin
Editor: Khalidin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved