Sejarah

Mengenang 25 Tahun Tragedi KMP Gurita, Ketika Ratusan Orang Hilang di Laut Sabang

Dari 378 penumpang KMP Gurita, hanya 40 orang selamat dan 54 lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal.

Internet
Hari ini, Selasa (19/1/2021), tepat 25 tahun yang lalu Kapal Motor Penumpang (KMP) Gurita tenggelam di perairan laut Sabang, Aceh. 

SERAMBIWIKI.COM, BANDA ACEH – Sebuah catatan kelam terjadi dalam sejarah pelayaran Aceh pada tanggal 19 Januari 2021.

Dari 378 penumpang KMP Gurita, hanya 40 orang selamat dan 54 lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal.

Selebihnya, sebanyak 284 orang dinyatakan hilang bersama-sama dengan KMP Gurita yang tidak pernah berhasil diangkat dari dasar laut.

Kemarin, 19 Januari 2021, tepat 25 tahun tragedi itu.

Tidak ada peringatan atau upacara apa pun untuk mengenang tragedi itu.

Praktis hanya 40 orang yang selamat dalam musibah itu saja yang terus mengenang catatan kelam itu bersama keluarga dan teman-temannya.

Sebagai bagian dari upaya mengingat sejarah, berikut Serambiwiki.com menurunkan kembali beberapa catatan tentang tragedi tersebut, agar menjadi pelajaran berharga bagi generasi mendatang.

Baca juga: Banyak yang Menyangka Ini Tugu Cina, Ternyata Ada Sejarah Heroik di Balik Monumen di Pasar Keumire

Baca juga: 5 Fakta Fenomena Tanah Bergerak atau Likuifaksi di Gampong Lamkleng, Aceh Besar

Musibah di Tengah Konflik

KM Gurita adalah kapal feri yang menjadi alat transportasi utama bagi masyarakat Sabang pada tahun 1990-an.

Kapal ini melayari jalur Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya Aceh Besar - Pelabuhan Balohan Sabang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved