Sejarah

Banyak yang Menyangka Ini Tugu Cina, Ternyata Ada Sejarah Heroik di Balik Monumen di Pasar Keumire

Aksara di tugu kecil itu pun bukan murni bahasa Cina, tapi merupakan huruf kanji yang dipakai di Cina dan Jepang.

Serambiwiki/Hendri
Warga melintasi di depan Tugu Pejuang Aceh di Keumireu pada Minggu, (16/1/2021). 

Hanya ada beberapa saja tulisan yang mengulas tentang tugu bertuliskan aksara kanji itu.

Pemerhati sejarah Aceh, Nediar Juliadi, adalah salah satu yang memberikan ulasan tentang monumen beraksara kanji di Pasar Keumire itu.

Tulisan ini diposting Nediar Juliadi dalam blognya pada tanggal 25 Nopember 2014.

Menurut Nediar, monumen di Pasar Keumire itu dibangun untuk mengenang perjuangan para pejuang Aceh dan Fujiwara Kikan dalam perang melawan kolonial Belanda.

Dikutip dari Wikipedia.org, Fujiwara Kikan yang dalam bahasa Indonesia berarti Unit Fujiwara (biasa disingkat F-Kikan) adalah sebuah unit intelejen yang terafiliasi dengan Angkatan Darat Kekaisaran Jepang atau Rikugun.

Unit ini dibentuk pada masa Perang Dunia II di bawah kepemimpinan Mayor Fujiwara Iwaichi yang bertugas khusus di wilayah Asia Tenggara, seperti Malaya (sekarang Malaysia) dan Hindia Belanda, terutama wilayah Aceh (sekarang Indonesia).

Barisan Fujiwara atau Fujiwara Kikan ini berangkat dari Malaysia pada tanggal 16 Januari 1942 untuk operasi intelijen guna persiapan dan kelancaran masuknya pasukan tentara Jepang ke Aceh.

Sebelum melakukan operasi intelijen di Aceh, unit Fujiwara ini terlebih dahulu melakukan hubungan dengan Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA).

Baca juga: Days of Glory, Kisah Heroik Tentara Islam Membebaskan Prancis dari Cengkeraman Nazi

Koalisi F-Kikan dan PUSA ini bertujuan membuka jalan bagi pasukan Kekaisaran Jepang untuk menggulingkan dominasi Uleebalang yang diketahui dekat dengan pemerintah Kolonial Belanda.

Dalam operasi intelijen di Aceh, F-Kikan yang mendapat dukungan para mujahidin Aceh terlibat bentrok dengan pasukan Belanda di Keumire, pada tanggal 24 Februari 1942.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved