Dunia

Sudan Selatan, Setelah Merdeka Kini Jadi Negara Termiskin di Dunia

Berdasarkan laporan dari International Monetary Fund World Economic Outlook sampai akhir tahun 2019 lalu, Sudan Selatan menjadi negara dengan PDB per

Maps Google.com
Negara Sudan Selatan dalam peta dunia. 

Sejak tanggal 14 Juli 2019, Sudan Selatan resmi menjadi anggota ke-193 dari PBB, dan pada 27 Juli 2011, Sudan Selatan resmi menjadi negara ke-54 yang bergabung dengan Uni Afrika.

Wilayah ada di selatan Sudan ini telah mengungkapkan keinginannya untuk merdeka sejak lama. 

"Stabilitas di selatan sangat penting bagi kami karena ketidakstabilan di selatan akan berdampak di utara. Wilayah selatan mengalami banyak masalah, sudah berperang sejak 1959. Mereka tidak memiliki kemampuan untuk menghidupi warganya atau menciptakan negara atau otoritas," ungkap Presiden Sudan Omar Al-Bashir terkait kemungkinan adanya referendum, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Kampanye nasional dilakukan oleh kedua belah pihak untuk mengatasi masalah potensi bentrokan menjelang referendum.

Pada akhirnya proses referendum berlangsung dengan damai.

Presiden Al-Bashir menyatakan bahwa hubungan persatuan dan sosial antara wilayah utara dan selatan akan tetap terjalin meskipun telah memiliki pemerintahan yang berbeda.

Baca juga: Days of Glory, Kisah Heroik Tentara Islam Membebaskan Prancis dari Cengkeraman Nazi

Pemerintahan

Sejak resmi merdeka pada tahun 2009 lalu, Sudan Selatan dipimpin oleh Presiden Salva Kiir Mayardit, ia juga yang mengesahkan konstitusi baru untuk menggantikan konstitusi lama yang telah berlaku sejak 2005.

Konstitusi ini menetapkan sistem pemerintahan presidensial yang dipimpin oleh seorang presiden sebagai kepala negara, kepala pemerintahan, sekaligus panglima angkatan beresenjata.

Sang presiden juga membentuk Badan Legislatif Nasional yang terdiri dari dua majelis, yakni Majelis Legislatif Nasional yang dipilih langsung, dan Dewan Negara yang merupakan perwakilan negara bagian.

Baca juga: Tan Sri Sanusi Junid, Tokoh Malaysia Kelahiran Kampung Yan Kedah, Lebih Aceh daripada Aceh

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved