Sejarah Islam

Ribuan Kuburan Muslim Ditemukan di Aragon Spanyol, Jejak Islam yang Hilang di Negeri Matador

Nama Aragon sangat terkenal di kalangan pecinta MotoGP, karena di provinsi ini terdapat satu seri balapan MotoGP yaitu di Sirkuit MotorLand Aragon.

Editor: Zainal M Noor
Capture Serambi On TV
Para arkeolog melakukan penggalian dan pemindahan ratusan kuburan Muslim yang terkena pembangunan infrastruktur bawah tanah, di Kota Tauste di Zaragoza, Aragon, Spanyol. 

SERAMBINEWS.COM, ZARAGOZA – Pemerintah Tauste di Zaragoza, Aragon, Spanyol mengumumkan penemuan pemakaman Islam terbesar era Umayyah pada abad ke-8 masehi.

Aragon adalah satu dari tujuh belas wilayah otonomi di Spanyol.

Ibu kotanya adalah Zaragoza.

Aragon berbatasan dengan Prancis di sebelah utara; Catalonia di timur; Valencia di selatan; dan dengan Castile-Leon, Castile-La Mancha, La Rioja, dan Navarre di barat.

Nama Aragon sangat terkenal di kalangan pecinta MotoGP, karena di provinsi ini terdapat satu seri balapan MotoGP yaitu di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol.

Keberadaan kompleks kuburan muslim terbesar di Eropa ini ditemukan oleh seorang warga ketika akan membangun rumah, pada tahun 2010 lalu.

Sejak itu, sebuah tim arkeologi setempat melakukan penggalian dan penelitian, hingga membuat kesimpulan bahwa lokasi tersebut adalah kompleks kuburan muslim terbesar di tanah Andalusia.

Pada, 25 November 2020, Tim Kantor Berita Turki, Anadolu Agency merekam situs bersejarah tersebut sebagai bukti sejarah 700 tahun kejayaan muslim di Spanyol.

Berikut videonya.

Baca juga: Menyusuri Jejak Bung Karno di Ende, Spirit Perjuangan yang Tak Pernah Padam

Penemuan Penting dan Langka

Menurut pihak berwenang, ini merupakan penemuan penting dan langka yang menunjukkan bahwa komunitas muslim pernah hidup dari abad 8 hingga 12 masehi.

Hal berdasarkan kepada bukti sisa-sisa yang ditemukan di pemakaman.

Awalnya arkeolog memperkirakan jumlah kuburan umat Islam tersebut hanya sekitar 40 buah (pada 2012-2013).

Namun kenyataannya melebihi 400 buah hingga saat ini, dan bisa mencapai 4.500 pusara.

Pemda Aragon memutuskan untuk memindahkan atau merekolasi semua kuburan di kompleks tersebut.

Alasannya, karena saat ini kompleks kuburan itu terletak di jalan utama.

Selain itu, di lokasi tersebut juga akan dibangun infrastruktur bawah tanah baru.

Baca juga: Jejak Jokowi di Aceh, Hingga Bupati Bener Meriah Abuya Sarkawi Usulkan Pembangunan Museum

Baca juga: Chechnya, Republik Islam Dalam Negara Rusia, Mode Kelas Atas, Pesta Selebriti, dan Hukum Syariah

Jejak Islam yang Hilang

Sebelum penemuan kompleks kuburan ini, tak ada tanda-tanda yang menunjukkan keberadaan muslim di Kota Tauste.

Jejak Islam benar-benar hilang di kota yang berjarak sekitar 200 km dari perbatasan dengan Prancis ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR
184 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved