Sejarah

Hamid Azwar, Pendiri Yayasan Rumah Sakit Meuraxa Diusul Jadi Pahlawan Nasional

Adapun alasan Alm Hamid Azwar diusul menjadi pahlawan nasional adalah, sudah banyak bukti dan bahkan sudah tertulis dalam sejumlah buku.

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
Humas
Ketua Tim Penyusun naskah usulan pahlawan nasional Zulkarnaini alias Syeh Joel, Rabu 11 November 2020. 

SERAMBIWIKI.COM, ACEH - Tiga Kabupaten di Provinsi  Aceh sepakat mengusulkan sosok H Teuku Hamid Azwar ke pemerintah pusat, melalui gubernur Aceh, untuk diberikan gelar pahlawan nasional dari Aceh.

Hingga bulan November 2020, sudah dua kepala daerah telah menerbitkan surat usulan gelar pahlawan nasional untuk H Teuku Hamid Azwar.

Surat itu ditujukan kepada Gubernur Aceh untuk diteruskan ke Pemerintah Pusa.

Kedua kepala daerah dimaksud adalah, Wali Kota Banda Aminullah Usman dan Bupati Bireuen Muzakkar A Gani.

Informasi tersebut disampaikan oleh Zulkarnaini alias Syeh Joel, Ketua Tim Penyusun naskah usulan pahlawan nasional untuk H Teuku Hamid Azwar.

"Untuk satu kabupaten lagi yaitu Kabupaten Bener Meriah surat pengajuannya menyusul. Bupatinya sudah komit, tinggal menunggu diteken surat pengajuan. Itu sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh Fauzan Azima," ujar Syeh Joel kepada Serambiwiki.com, di Banda Aceh, Rabu 11 November 2020.

Ada beberapa dasar almarhum Hamid Azwar diusul menjadi pahlawan nasional.

Di antaranya, sudah banyak bukti dan bahkan sudah tertulis dalam sejumlah buku bahwa Sosok Hamid Azwar sangat berperan baik sebelum merdeka maupun setelah merdeka Indonesia.

"Pangkat terakhir beliau Letkol Perwira TNI Komando Sumatera Teuku Hamid Azwar. Di sini jelas bahwa beliau sudah mempertahankan negara indonesia dari para penjajah," katanya.

Lebih rinci, pria yang kerap disapa Syeh Joel itu menjelaskan, Teuku Abdul Hamid Azwar merupakan salah satu tokoh Aceh yang banyak berjasa sejak masa perjuangan melawan penjajahan, pada masa awal pendirian Republik, hingga mengisi kemerdekaan.

"Ia tidak hanya berkorban dengan nyawanya, tetapi juga dengan harta bendanya. Jejak-jejak pengabdiannya bahkan masih bisa dilihat hingga saat ini," kata Syeh Joel.

Baca juga: Sultan Daulat Sambo, Singa Tanoh Singkil yang Gigih Melawan Belanda, Diusul Jadi Pahlawan Nasional

Baca juga: Laksamana Malahayati, Pejuang Perempuan Aceh Alumni Militer Binaan Sultan Selim II Turki Utsmaniyah

Data Singkat Teuku Hamid Azwar

Teuku Hamid Azwar lahir dari keluarga bangsawan.

Dia merupakan keturunan ketujuh dari Ulee Balang Samalanga, Tun Sri Lanang, tokoh penting dunia melayu Nusantara abad ke-17 yang juga penasihat Kesultanan Aceh.

Darah Tun Sri Lanang ini mengalir lewat ayahnya, Teuku Chik Muhammad Ali Basyah yang kemudian menikah dengan keturunan Cut Nyak Po, keturunan dari Teuku Nek Meuraxa, Ulee Balang Meuraxa.

Meski berasal dari keluarga bangsawan, di dalam diri Teuku Hamid Azwar juga mengalir deras darah pejuang.

Neneknya, Pocut Meuligoe (Mahligai) adalah Panglima Perang Samalanga.

Pocut Meuligoe pernah membuat Jenderal Van der Heijden kalah dalam tiga kali pertempuran.

Bahkan salah satu mata jendral tersebut buta terkena tembakan peluru sehingga kemudian disebut sebagai Jenderal Mata Satu.

Selanjutnya, Teuku Hamid Azwar lahir pada tahun 1916.

Ikuti kami di
KOMENTAR
171 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved