Wisata

Kamp Biawak, Dari Kopi Biawak Hingga Manok Itek Enjoy Aja

Kamp Biawak, tempat santai yang mengusung konsep alami dan ramah lingkungan ini berada di Desa Limpok, Darussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
Serambinews.com/Hendri
Suasana ngopi di Kamp Biawak, Limpok Darussalam. 

SERAMBIWIKI.COM, BANDA ACEH - Kamp Biawak, begitulah nama yang ditabalkan Iskandar Ishak kepada warung miliknya. 

Kamp Biawak, tempat santai yang mengusung konsep alami dan ramah lingkungan ini berada di Desa Limpok, Darussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Seperti namanya yang identik dengan alam, warung tempat nongkrong ini menyajikan menu-menu pedesaan, yang diracik dan disajikan dengan estetika dan memperhatikan kesehatan.

Kopi Biawak Tebu Espresso atau KOBITE menjadi salah satu menu andalan di Kamp Biawak.

Selain itu juga tersedia paket makanan ‘manok-itek enjoy aja’.

Tak hanya sekedar tempat ngopi, Kamp Biawak yang berada di kawasan Kampus Darussalam Banda Aceh ini, juga kerap menjadi ruang diskusi.

Salah satu diskusi terkenal yang pernah dibahas di Kamp Biawak adalah Kajian yang diselenggarakan oleh The Aceh Institute pada, Jumat (31/1/2020) sore.

Diskusi ini mengangkat tema tentang 'potensi industri ganja Aceh sebagai strategi pengentasan kemiskinan'.

Baca: Membahas Ganja di Kamp Biawak

Baca juga: Sanger, Kopi Saling Ngerti Khas Aceh

Suasana santai di Camp Biawak
Suasana santai di Camp Biawak (Serambinews.com/Hendri)

Konsep ini menjadi salah satu faktor Kamp Biawak menjadi tempat nongkrong favorit warga Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Apalagi di saat masa pandemi Covid-19 sekarang, masyarakat dianjurkan untuk menjaga kesehatannya.

Salah satunya adalah rutin mengkonsumsi buah dan sayur yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imun tubuh.

Pengunjung menunjukan minuman yang tersedia di Camp Biawak
Pengunjung menunjukan minuman yang tersedia di Camp Biawak (Serambinews.com/Hendri)

Oleh sebab itulah, Kamp Biawak menjadi lokasi pilihan warga di masa pandemi saat ini, karena menu andalanya kopi tebu yang disajikan bersama buah-buahan yang ramah bagi dompet dan lidah pengunjung.

Khusus untuk paket ini, setelah memesan, pengunjung dituntut untuk memasak sendiri dengan semua bahan dan fasilitas disiapkan oleh awak kamp.

Baca juga: Taman Sari, Lokasi Favorit Foto Prewedding di Banda Aceh

Pengunjung menunjukan buah-buahan yang disediakan di Camp Biawak.
Pengunjung menunjukan buah-buahan yang disediakan di Camp Biawak. (Serambinews.com/Hendri)

Menurut pemilik warung tersebut awal mula tercetus nama Kamp Biawak, untuk tampil berbeda dari warung kopi lainnya dengan menawarkan sensasi minum kopi dengan suasana menyatu dengan alam.

Karena itu mereka memamfaatkan fasilitas semua dari alam, seperti halnya kursi dan meja yang terbuat dari kayu limbah yang hanyut di sungai.

Juga tempat penyeduh kopi  dan kasir, mereka mamfaatkan dari bagunan bekas kandang sapi.

Pengunjung memasak bebek yang tersedia di Camp Biawak
Pengunjung memasak bebek yang tersedia di Camp Biawak (Serambinews.com/Hendri)

Bekas kandang sapi tersebut mereka hias dengan hiasan ungkiran kayu yang indah, sehingga terlihat berseni dan mewah. 

Penasaran dengan tempatnya silahkan kunjungi langsung.

Baca juga: Kopi Kalimansi

Lokasi

Kamp Biawak ini berlokasi di daerah Limpok, Kabupaten Aceh Besar. Tidak jauh dari universitas negeri yang ada di Darussalam.

Di sana pengunjung juga bisa membaca buku-buku yang disediakan pihak Kamp Biawak.

Kamp Biawak dibuka mulai pukul 16.00 - 23.30 WIB. (SerambiWIKI/Hendri)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved