Kuliner

Makanan Khas Aceh yang Tersaji Saat Maulid Nabi

Lalu, apa saja hidangan khas yang kerap ada di sejumlah daerah di Aceh saat momen Maulid Nabi Muhammad Saw? Serambiwiki merangkumnya untuk anda:

Penulis: Hendri Abik
Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Hendri
Kuah beulangong, salah satu makanan tradisional Aceh saat maulid. 

Lalu, apa saja hidangan khas yang kerap ada di sejumlah daerah di Aceh saat momen Maulid Nabi Muhammad Saw? Serambiwiki merangkumnya untuk anda:

Laporan Hendri Abik | Banda Aceh

SERAMBIWIKI.COM, BANDA ACEH - Tidak terasa  Maulid Nabi Muhammad SAW sudah hampir tiba. 

Sebagai hari Maulid Nabi, yang bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender hijriah atau tanggal 29 Oktober 2020 kalender masehi.

Untuk diketahui, kata 'maulid' berasal dari bahasa Arab yang bermakna kelahiran.

Meskipun Nabi tidak pernah menyuruh umat Islam untuk memperingati hari kelahiran beliau, tetapi umatnya memperingatinya sebagai salah satu bentuk penghormatan dan pemuliaan terhadap sosok beliau.

Sekaligus mengambil spirit pembebasan yang ia gelorakan hingga akhir hayatnya.

Oleh karena itu, setiap tahun pada hari besar tersebut, akan dirayakan oleh umat muslim di seluruh Indonesia.

Baca juga: Selain Nama Joko Widodo, Sejumlah Tokoh Indonesia Ini Juga Diabadikan Jadi Nama Jalan di Luar Negeri

Di Aceh sendiri, pada bulan yang penuh berkah itu, selain dilaksanakan kegiatan keagamaan juga banyak digelar kanduri.

Kenduri biasanya  disajikan hidangan khas yang biasa jadi santapan bersama.

Lalu, apa saja hidangan khas yang kerap ada di sejumlah daerah di Aceh saat momen Maulid Nabi Muhammad Saw?

Serambiwiki merangkumnya untuk anda:

1. Bu kulah

Bu Kulah merupakan nasi yang dibungkus dengan menggunakan daun pisang yang sudah layu karena diasapi.

Sehingga, menebarkan aroma khas.

Nasi beserta lauk, lantas ditaruh di dalam bungkusan yang berbentuk seperti piramida itu.

Biasanya, sajian seperti itu hanya disajikan di masjid atau meunasah pada saat acara puncak perayaan maulid. 

2. Kari bebek atau ayam

Seperti lazimnya kari yang berkuah kental,  kari bebek atau ayam khas Aceh hadir dalam citarasa bumbu dan rempah-rempah khas Aceh.

Sajian kuliner Serambi Mekkah  ini memiliki cita rasa khas, yaitu pedas nan gurih.

Kuliner khas Aceh yang kaya rempah-rempah ini, merupakan menu wajib yang selalu tersaji saat Bulan Maulid tiba.

Baca juga: Permainan Layang-Layang juga Naik Daun di Masa Pandemi

Halaman selanjutnya

3. Kuah beulangong

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved