Pendidikan

Fakultas Kedokteran Unsyiah, Digagas Marzuki Nyakman Pada Tahun 1964

Fakultas Kedokteran Unsyiah merupakan salah satu Fakultas yang berada di lingkungan Universitas Syiah Kuala yang terletak di Darusalam, Banda Aceh

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
fk.unsyiah.ac.id
Fakultas Kedokteran Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh. 

SERAMBIWIKI,COM, BANDA ACEH – Fakultas Kedokteran Unsyiah merupakan salah satu fakultas yang berada di lingkungan Universitas Syiah Kuala yang terletak di Darusalam, Banda Aceh.

Sejarah

Ketua Presidium Universitas Syiah Kuala, Drs. Marzuki Nyakman merupakan orang yang pertama mencetuskan perlunya Fakultas Kedokteran di jajaran Universitas Syiah Kuala, yang diwujudkan dengan mengeluarkan Surat Keputusan No. 2411/Unsyiah/UP-1964 tentang Pembentukan Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran dalam lingkungan Universitas Syiah Kuala.

Ketika itu, ketua panitia pendirian Fakultas Kedokteran Unsyiah dijabat oleh T. Oesman Jacob yang kala itu merupakan wali kota Banda Aceh.

Sementara H. Zaini Bakri yang saat itu menjabat bupati Aceh Besar menjadi wakil ketua.

Meskipun pada tahun 1964 telah dibentuk panitia, namun belum mampu mewujudkan mimpi untuk didirikan Fakultas Kedokteran di Universitas Syiah Kuala.  

Hal tersebut disebabkan banyak persyaratan yang belum dipenuhi.

Di antaranya Rumah Sakit Umum Banda Aceh belum memenuhi syarat mendidik calon dokter.

Kekurangan pendanaan dan berbagai fasilitas, sarana, dan prasarana lainnya juga masih menjadi hambatan.

Di sisi lain, saat itu Universitas Syiah Kuala masih berusia relatif muda.

Baca juga: Mengenal Sofyan Djalil, Putra Peureulak Aceh Timur, Menteri Semua Zaman, Sang Pengagas Omnibus Law

Baca juga: Omnibus Law, Undang Undang Sapu Jagat, Bermula dari Nama Bus Tertua di Dunia

Meskipun demikian, Menteri Kesehatan RI menaruh perhatian yang besar terhadap adanya Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.

Hal ini sesuai dengan surat untuk Panglima Komando Antar Daerah (KOANDA) seluruh Sumatera di Medan, tanggal 3 Oktober 1967 No. Kab/BCH/249/67, meminta KOANDA agar membantu menyiapkan pembangunan RSU Banda Aceh menjadi Rumah Sakit Pendidikan (Teaching Hospital).

Karena keadaan politik dan faktor penunjang lainnya yang belum memadai pada waktu itu, maka panitia belum dapat menyelesaikan tugasnya.

Kemudian pada saat kunjungan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Daoed Joesoef ke Daerah Istimewa Aceh pada tanggal 11 Juni 1979, beberapa tokoh masyarakat, Pemerintah Daerah, DPRD dan Majelis Ulama meminta agar Menteri bersedia memberikan fasilitas dan prioritas untuk adanya Fakultas Kedokteran di Daerah Istimewa Aceh.

Menanggapi permintaan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyetujui dan membantu pelaksanaannya.

Tahap pertama untuk mewujudkan ide tersebut, Gubernur / KDH Istimewa Aceh Prof. A. Majid Ibrahim dengan Surat Keputusan No. 412.5/321/1979 tanggal 23 Juni 1979, membentuk Badan Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh.

Dewan penasehat adalah Gubernur dan Muspida lainnya, sebagai Ketua ditunjuk Muhammad Hasan Basri (Sekwilda Daerah Istimewa Aceh).

Wakil Ketua I Prof. Dr. Ibrahim Hasan (Rektor Universitas Syiah Kuala).

Wakil Ketua II dr. Yuliddin Away

Sekretaris dr. Nek Muhammad (Direktur RSU Banda Aceh)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved