News

Omnibus Law, Undang Undang Sapu Jagat, Bermula dari Nama Bus Tertua di Dunia

Dalam sejarahnya, undang-undang sapu jagat adakalanya digunakan untuk melahirkan amendemen yang kontroversial.

SERAMBIWIKI.COM/SENI HENDRI
Sejumlah serikat buruh di Aceh Timur bersama organisasi mahasiswa dan ormas, melancarkan aksi demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Gedung DPRK Aceh Timur, Senin (12/10/2020). 

SERAMBIWIKI.COM - Sejarah baru dalam perundang-undangan Indonesia tercipta ketika Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), mengetok palu tanda disahkannya Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang.

Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-7 masa persidangan I 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja ini mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat.

Demo besar yang sebagiannya berujung pada kericuhan dan kerusuhan, terjadi di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia.

Buruh dan mahasiswa berkeras menyuarakan penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja, karena dinilai berdampak buruk bagi tenaga kerja atau buruh.

Penolakan keras terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja ini membuat banyak pihak bertanya-tanya, apa itu omnibus law?

Kenapa kata omnibus law masih diikuti dengan UU Cipta Kerja?

Kenapa mahasiswa dan pekerja sangat ngotot menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja?

Serambiwiki.com mencoba menelusuri dan merangkum beberapa pendapat dan sejarah tentang omnibus law, termasuk sejarah lahirnya Omnibus Law UU Cipta Kerja di Indonesia yang mendapat penolakan sejumlah pihak.

Baca juga: 5 Fakta Nagorno Karabakh, Wilayah Seluas Aceh Timur, Merdeka De Facto Tapi Tak Diakui Internasional

Baca juga: Kesaksian Penggali Sumur Lubang Buaya, Hidungnya Harus Disumpal Bubuk Kopi

Undang undang Sapu Jagat

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved