Pendidikan

Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala

Fakultas ini memiliki visi menjadi pusat pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang unggul dan terkemuka dalam bidang pertanian.

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
Serambinews.com/Hendri
Salah satu gedung Fakultas Pertanian Unsyiah 

SERAMBIWIKI.COM, BANDA ACEH - Fakultas Pertanian merupakan   salah satu fakultas  yang berada di lingkungan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).

Fakultas ini memiliki visi menjadi pusat pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang unggul dan terkemuka dalam bidang pertanian berbasis sumber daya dan kearifan lokal di Indonesia.

Fakultas Pertanian didirikan pada tanggal 18 Agustus 1964, berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP (Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan) nomor 84/1964 

Pada tahun itu fakultas itu dibuka secara resmi oleh Menteri PTIP dengan penandatanganan piagam di Darussalam – Banda Aceh.

Tepatnya pada hari Senin tanggal 16 Nopember 1964.

Sebelum memiliki gedung seperti saat ini, pada awal aktivitasnya, baik aktivitas akademik maupun administrasi, masih menumpang di gedung Fakultas Teknik (yang kemudian menjadi gedung Fakultas Hukum, kemudian menjadi gedung unit-unit kegiatan mahasiswa, dan kini menjadi bagian dari gedung Fakultas MIPA baru).

Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala

Kemudian pada tahun 1965, Fakultas Pertanian memperoleh sebuah gedung darurat untuk ruang kuliah.

Sedangkan gedung administrasi masih menggunakan beberapa ruang KDC (bagian dari gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan lama, dan kini menjadi bagian dari gedung AAC Dayan Dawood).

Lalu Pada tahun 1975, untuk menampung mahasiswa yang jumlahnya semakin meningkat, Fakultas Pertanian diperkenankan memakai beberapa ruangan yang berada di Laboratorium Induk (yang sekarang adalah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) untuk dijadikan ruang kuliah.

Baru pada tahun 1979, Fakultas Pertanian telah memiliki beberapa gedung sendiri yang digunakan untuk ruang kuliah, ruang administrasi, kantor jurusan dan laboratorium, salah satu bangunannya digunakan untuk perpustakaan.

Selain itu, dilengkapi pula dengan dua buah rumah kaca dan kebun percobaan.

Peresmian gedung-gedung dan fasilitas Fakultas Pertanian dilakukan pada tanggal 31 Desember 1979 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada saat itu, yaitu Dr. Daoed Yosoef.

Selanjutnya pada tahun 1999, Fakultas Pertanian kembali mendapatkan seperangkat gedung baru beserta peralatan laboratoriumnya dari OECF (Overseas Economic Cooperation Fund), sebuah lembaga keuangan pemerintah Jepang.

Peresmian gedung baru ini dilakukan pada 20 Maret 1999 oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Yuwono Soedarsono.

Selain itu Fakultas Pertanian juga dipercayai untuk mengelola 5 stasiun masing-masing organic farm, paddy farm, stasiun Ie Su`um, Bener Meriah, Lamno, serta farm peternakan.

Disamping sarana dan prasarana fisik, Fakultas Pertanian juga memiliki staf pengajar (dosen) dalam berbagai bidang keahlian.

Pada awalnya Fakultas Pertanian hanya memiliki sejumlah staf pengajar luar biasa, namun saat ini (2018) Fakultas Pertanian telah memiliki 193 dosen (dengan 11 diantaranya adalah Guru Besar) lulusan universitas terkemuka di dalam dan di luar negeri, dengan berbagai bidang keahlian.

Dari jumlah tersebut terdapat 86 orang dengan tingkat pendidikan S3 dan 107 orang S2.

Sebelum tahun 1979,  program pendidikan sarjana di Fakultas Pertanian Unsyiah ditempuh selama 5 tahun. Pada masa itu terdapat 5 tingkat pendidikan atau jenjang, yaitu: Persiapan, Sarjana Muda I, Sarjana Muda II, Sarjana I, dan Sarjana II.

Sejak tahun 1979, dengan berpedoman pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 0124/U/1979 tanggal 8 Juni 1979, program pendidikan Sarjana di Fakultas Pertanian Unsyiah dapat ditempuh dalam masa 4 tahun, dengan menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS).

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved