Dunia

Rakyat Azerbaijan Rayakan Kemenangan Atas Klaim Pembebasan Sejumlah Wilayah Nagorno Karabakh

Dengan mengunakan kendaraan militer, mereka meneriakkan yelyel di sepanjang jalan di kawasan perbatasan.

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
AFP/Handout
Pasukan Azerbaijan mengambil posisi siap tempur di kawasan Nagorno-Karabakh, Senin (28/9/2020). 

SERAMBIWIKI.COM - Massa yang merupakan Rakyat Azerbaijan turun ke jalan dengan berkonvoi pada Minggu (4/10/2020).

Dengan mengunakan kendaraan militer, mereka meneriakkan yelyel di sepanjang jalan di kawasan perbatasan.

Pada hari itu, penduduk setempat merayakan pengumuman kemenangan atas pembebasan beberapa daerah dari pendudukan Armenia.

Salah satu wilayah yang diklaim oleh Azerbaijan telah dibebebaskan adalah Stepanakert, ibu kota kawasan sengketa Nagorno-Karabakh.

Nagorno Karabakh, Daerah Separatis yang Membuat Azerbaijan dan Armenia Terlibat Perang

Nagorno-Karabakh adalah sebuah negara republik yang merdeka de facto, tapi tidak mendapatkan pengakuan internasional. 

Daerah strategis itu diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, tapi penduduknya kebanyakan etnis Armenia.

Nagorno Karabakh telah membuat Azerbaijan dan Armenia, dua negara republik pecahan Soviet, terlibat perang selama rentang tahun 1988-1994.

Setelah sekian lama dalam riak-riak kecil, perang baru kembali tahun 2020 ini.

Terbaru, Azerbaijan telah melancarkan operasi militer untuk merebut kembali wilayahnya setelah pasukan Armenia menyerang pemukiman sipil dan posisi militernya Minggu lalu.

Dalam operasi tersebut, beberapa lokasi strategis dan beberapa pemukiman penduduk berhasil dibebaskan oleh tentara Azerbaijan di Nagorno Karabakh.

Vanuatu Kembali Berulah, Ini 8 Negara yang Kerap Ganggu Indonesia di PBB dengan Isu Papua

Keberhasilan pembebasan berbagai posisi strategis meningkatkan semangat juang tentara Azerbaijan, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Azerbaijan.

Menyangkut sengketa wilayah Nagorno-Karabakh, kota terbesar kedua Azerbaijan, Ganja, dilanda gempuran segit pasukan Armenia.

Pertempuran itu belanjut  di antara pasukan Nagorno-Karabakh, Amenia dan Azerbaijan pada hari Sabtu 3 Oktober 2020 waktu setempat hingga sekarang.  

Pada Minggu kemarin berdasarkan pernyataan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, pasukannya telah mengibarkan bendera di kota Strtegis Madagiz dan telah merebut beberapa desa.

Berikut video perayaan kemenangan Rakyat Azerbaijan pada hari Minggu 4 Oktober 2020.  

Dari Sengketa Wilayah Hingga Nama

Sengketa antara Azerbaijan dan Armenia di Nagorno Karabakh bukan hanya soal wilayah.

Bahkan untuk penamaan sebuah kota pun kerap bermasalah.

Seperti untuk ibukota Nagorno Karabakh, warga etnis Armenia yang merupakan mayoritas di tempat tersebut menyebut ibu kota Nagorno Karabakh dengan nama Stepanakert.

Sementara etnis Azerbaijan menyebut dengan nama Khankendi (Xankəndi).

Sejarah Orang Jawa ke Suriname, Saudara Jauh Indonesia di Benua Amerika, Negara Anggota OKI

Sejarah Kedatangan Pengungsi Rohingya di Aceh, Terusir dan Menjadi Etnis Paling Teraniaya di Dunia

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved