HUT Ke 75 TNI

Dirgahayu TNI, Ini Mars TNI yang Diciptakan Addie MS 17 Tahun Lalu

Mars TNI ini diciptakan oleh Komposer Addie MS atas permintaan Panglima (kala itu) Jenderal Endiartono Sutarto

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
Tangkap layar Youtube ADDIE M.S.
Komposer Addie MS memimpin Mars TNI. 

SERAMBIWIKI.COM – Hari ini, 5 Oktober 2020, Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75.

HUT TNI kali ini mengangkat tema Sinergi untuk Negeri.

Seperti diketahui, Tentara Nasional Indonesia (TNI) terbentuk melalui proses perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dari ancaman Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia.

TNI pada awalnya merupakan organisasi yang bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR).

Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan selanjutnya diubah kembali menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).

Pada periode awal itu, rakyat Indonesia membentuk laskar-laskar perjuangan sendiri sebagai upaya mempertahankan kemerdekaan.

Laskar-laskar ini berdiri sendiri atau berada di luar TRI yang merupakan tentara regular pemerintah.

Hingga pada tanggal 3 Juni 1947 Presiden Soekarno menyatukan kedua kekuatan ini (TRI dan laskar rakyat) dengan mengesahkan berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Nama TNI kemudian beberapa kali berubah, mengikuti perkembangan Bangsa Indonesia.

Ketika Indonesia menjadi negara federasi dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS), nama TNI berubah menjadi Angkatan Perang RIS (APRIS) yang merupakan gabungan antara TNI dan KNIL.

Pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS dibubarkan dan Indonesia kembali menjadi negera kesatuan, sehingga APRIS berganti nama menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI).

Pada tahun 1962, dilakukan upaya penyatuan antara angkatan perang dengan kepolisian negara menjadi sebuah organisasi yang bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

Penyatuan satu komando ini dilakukan dengan tujuan untuk mencapai tingkat efektivitas dan efisiensi dalam melaksanakan perannya dan menjauhkan pengaruh dari kelompok politik tertentu.

Nama ABRI ini bertahan selama 36 tahun.

Hingga pada tahun 1998 terjadi reformasi yang menjadi tonggak akhir pemerintahan Orde Baru.

Perubahan situasi politik ini berpengaruh juga terhadap keberadaan ABRI.

Pada tanggal 1 April 1999 TNI dan Polri secara resmi dipisah menjadi institusi yang berdiri sendiri.

Sebutan ABRI sebagai tentara dikembalikan menjadi TNI.

Kesaksian Penggali Sumur Lubang Buaya, Hidungnya Harus Disumpal Bubuk Kopi

Vanuatu Kembali Berulah, Ini 8 Negara yang Kerap Ganggu Indonesia di PBB dengan Isu Papua

Mars TNI

Empat tahun berselang, atau pada tahun 2003, TNI resmi memiliki mars.

Halaman selanjutnya

Dikutip dari Kompas.com, Mars ...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved