Seni dan Budaya

Ini Dia Yusri Saleh, The King of Ratoh Jaroe

Tari yang berasal dari suku Gayo itu sudah banyak meraih banyak penghargaan baik itu ditingkat nasional maupun internasional.

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
Instagram dgam_king
Yusri Saleh, The King of Ratoh Jaroe. 

SERAMBIWIKI.COM - Nama Yusri Saleh mungkin tidak begitu akrab di telinga masyarakat Aceh.

Pun begitu disebut bahwa dia disapa Dek Gam, orang-orang juga belum begitu familiar dengannya.

Tapi coba tanya nama Dek Gam ini ke siswi/mahasiswi dan pencinta seni tari di Jakarta.

Mereka akan menyebut nama itu dengan menambahkan gelar “The King of Ratoh Jaroe”.

Ya, itulah Yusri Saleh alias Dek Gam, pria kelahiran Banda Aceh tahun 1977 ini memang pantas menyandang gelar “The King of Ratoeh Jaroe”.

Karena dialah pencipta tarian “Ratoeh Jaroe” yang kerap mengguncang pesta seni di berbagai belahan dunia.

Tarian Ratoh Jaroe ini pun telah menjadi salah satu mata pelajaran ekstrakulikuler di banyak sekolah dan universitas di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa.

Dek Gam telah mengajarkan ratoh jaroe kepada ribuan siswa di ratusan sekolah dan universitas di Jabodetabek.

Dia juga telah membawa dan memperkenalkan tari Ratoh Jaroe ke lebih dari 30 negara di dunia.

Lebih membanggakan lagi, tarian Ratoh Jaroe yang dimainkan anak didik Dek Gam ini mengharumkan nama Indonesia di beberapa ajang lomba kesenian tingkat dunia.

Bermula Pada Tahun 1999

Data dan Penelusuran Serambiwiki.com, Tari Ratoh Jaroe yang kini mendunia, berawal dari kisah hijrahnya Yusri Saleh alias Dek Gam dari Banda Aceh ke Jakarta pada tahun 1999.

Di Ibukota Jakarta, Dek Gam memulai petualangannya dengan bekerja serabutan di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh.

Kemudian dia mengajar tari tradisi Aceh di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Honornya sebagai pelatih kala itu bahkan tidak cukup untuk makan sebulan.

Tapi hal itu tak membuat Dek Gam menyerah.

Kecintaannya kepada tradisi Aceh, membuat dia terus melangkah.

Ia terus berkreasi untuk melahirkan inovasi.

Kerja kerasnya membuahkan hasil.

Hanya satu tahun berselang, atau pada tahun 2000, tarian hasil kreasi Dek Gam menjuarai parade tari tingkat nasional.

Ikuti kami di
KOMENTAR
135 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved