Sejarah

Sejarah Orang Jawa ke Suriname, Saudara Jauh Indonesia di Benua Amerika, Negara Anggota OKI

Suriname salah satu negera kecil yang terletak di bagian selatan Benua Amerika.Diketahui, disana banyak penduduk keturunan jawa.

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
nakita.grid.id
Warga yang menetap di Suriname sampai sekarang. 

SERAMBIWIKI.COM, ACEH - Sejarah Orang Jawa di Suriname, Ada yang Jadi Menteri di Negara Benua Amerika Itu

Suriname salah satu negera kecil yang terletak di bagian selatan Benua Amerika.

Negara ini berbatasan dengan Brasil di Selatan, Guyana di barat, Guyana Prancis di timur, dan Samudra Atlantik, di utara.

Surinama terbilang unik dari segi populasi.

Berada di Benua Amerika, tapi mayoritas penduduk Suriname adalah keturunan Hindustan (India-Pakistan), kreol (keturunan campuran eropa), Bushnegro (keturunan Afrika), Jawa, dan lainnya.

Hal ini karena Suriname pernah menjadi wilayah jajahan beberapa negara Eropa, mulai dari Spanyol, Portugis, Inggris, hingga Belanda.

Inggris dan Belanda adalah dua bangsa yang paling lama dan dominan menguasai Suriname.

Itu pula kenapa India yang dijajah Inggris dan Jawa yang pernah lama dikuasai oleh Belanda, menjadi penduduk mayoritas di Suriname.

Luas negara Suriname adalah 163.821 kilometer persegi (sedikit lebih besar dari gabungan Provinsi Sumatera Utara (72.981 km2) dan Riau (87.024 km2).

Di Suriname tinggal sekitar 75.000 orang Jawa atau sekitar 14 persen dari sekitar 576.000 penduduk Suriname.

dan dibawa ke sana dari Hindia Belanda antara tahun 1890-1939.

Dominasi orang Hindustani dan Jawa, menjadikan Agama Hindu dan Islam sebagai agama terbesar kedua dan ketiga di Suriname, setelah Kristen.

Hal ini pula yang menjadikan Suriname satu dari dua negara di Benua Amerika yang bertatus anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Satu negara lain di Benua Amerika yang menjadi anggota OKI adalah Guyana, negara bekas jajahan Inggris yang berada di sebelah barat Suriname.

Chechnya, Republik Islam Dalam Negara Rusia, Mode Kelas Atas, Pesta Selebriti, dan Hukum Syariah

Sejarah Kedatangan Pengungsi Rohingya di Aceh, Terusir dan Menjadi Etnis Paling Teraniaya di Dunia

Jauh di Mata Dekat di Hati

Kedatangan orang-orang Jawa ke Suriname terjadi pada rentang tahun 1890-1939.

Mereka dibawa oleh Belanda sebagai buruh kontrak untuk dipekerjakan di perkebunan milik perusahaan Belanda di Suriname.

Kala itu, Suriname dan Jawa sama-sama dijajah oleh Belanda.

Ketika Suriname masih di bawah kolonial Inggris, para pekerja di perkebunan di Suriname didominasi oleh orang Hindustan (India-Pakistan) dan negara-negara di Afrika, yang sama-sama dijajah oleh Inggris.

Beberapa literatur dan sumber di internet menyebutkan, rombongan buruh dari Jawa pertama kali mendarat di Suriname pada tanggal 9 Agustus 1890.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved