Luar Negeri

Chechnya, Republik Islam Dalam Negara Rusia, Mode Kelas Atas, Pesta Selebriti, dan Hukum Syariah

Sebagai Republik, setiap daerah ini memiliki presiden, parlemen, bendera, lambang, lagu, serta bahasa resmi selain Bahasa Rusia.

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
Tangkapan layar Youtube RT Documentary
Kolase gambar tangkapan layan video Chechnya: Republic of Contrasts. High fashion, celebrity parties & Sharia law di channel Youtube RT Documentary. 

SERAMBIWIKI.COM – Negara dalam negara, mungkin adalah istilah yang tabu bagi banyak negara.

Tapi tidak dengan Rusia. Ada 21 daerah di Federasi Rusia yang berstatus republik.

Beberapa di antaranya dihuni oleh penduduk mayoritas Muslim.

Di antaranya, Bashkortostan, Adygea, Dagestan, Ingushetia, Kabardino-Balkaria, Karachay-Cherkessia, Tatarstan, dan tentu saja Checnya.

Sebagai Republik, setiap daerah ini memiliki presiden, parlemen, bendera, lambang, lagu, serta bahasa resmi selain Bahasa Rusia.

Chechnya adalah yang paling terkenal di antara republik di dalam federasi Rusia.

Selain karena letaknya yang sangat strategis bagi Rusia, perang Chechnya pada tahun 1994-1996 dan 1999-2000, membuat namanya terkenal ke seantero dunia.

Chechen (penduduk asli Chechnya) juga dianggap sebagai salah satu pejuang paling tangguh di dunia.

Layaknya negara, Chechnya dipimpin oleh seorang Presiden.

Chechnya punya parlemen, punya bendera, lambang, bahasa, dan lagu kenegaraan.

Republik Chechnya berbatasan dengan Stavropol Krai di barat laut, republik Dagestan di timur laut dan timur, Georgia di selatan, dan republik Ingushetia dan Ossetia Utara di barat.

Republik Chechnya berada di pegunungan Kaukasus Utara dengan ibu kotanya Grozny.

Grozny yang didirikan pada 1818 sebagai pos terdepan militer Rusia inilah yang menjadi salah satu alasan bagi Rusia untuk tidak melepas Chechnya setelah era kejatuhan Uni Soviet.

Grozny merupakan pusat industri terkemuka dan salah satu pusat produksi minyak milik Uni Soviet yang pertama.

Selain aktivitas pengeboran minyak, Grozny kini juga dilalui oleh jejaring pipa minyak Rusia.

Mengenal Sejarah Gayo, Salah Satu Etnis Tertua di Nusantara

Gampong Pande Saksi Bisu Aceh Pernah Jaya di Abad ke 13

Perang Chechnya

Dikutip dari berbagai sumber, setelah jatuhnya Uni Soviet, sekelompok pemberontak Chechnya menyatakan bahwa mereka adalah pemerintah yang sah.

Dipelopori oleh Dzhokhar Dudayev, seorang Marsekal Udara Soviet, penduduk Chechnya mengumumkan parlemen baru, dan memproklamasikan kemerdekaan mereka sebagai Republik Chechnya Ichkeria.

Pemisahan diri Chechnya menyebabkan Rusia murka dan menyerbut Grozny pada tanggal 1 Desember 1994.

Perang pertama antara Rusia dengan Chechnya dari tahun 1994 sampai 1996 berakhirnya dengan kemerdekaan secara de facto Chechnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR
126 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved