Wisata

Tapak Tuan Tapa di Aceh Selatan, Legenda Petapa Sakti Bertubuh Raksasa dan Dua Naga dari Tiongkok

Menurut penuturan warga, Tuan Tapa turun ke laut untuk menyelamatkan anak perempuan itu agar tidak menjadi korban pertarungan tersebut.

SERAMBI/BUDI FATRIA
Foto udara Tapaktuan, Aceh Selatan, Selasa (12/6/2018). Aceh Selatan daerah yang dikenal sebagai penghasil pala juga dengan sebutan Kota Naga ini, terdapat sejumlah tempat wisata yang menarik. Ada pantai Tapaktuan Tapa, air terjun 7 tingkat, Pulau Dua, Batu Berlayar, dan makam Tuan Tapa. 

SERAMBIWIKI, BANDA ACEH- Legenda dan jejak Tuan Tapa menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan.

Keberadaannya pun menimbulkan keingintahuan para pendatang ataupun wisatawan jikalau berkunjung ke sana.

Jejak tersohor berupa tapak kaki raksasa selebar 2,5 meter dan panjang 6 meter itu, terletak di bibir pantai dan deretan pegunungan Gunung Lampu, Tapak Tuan.

Gunongan, Lambang Cinta Sultan Iskandar Muda untuk Putri Pahang

Legenda Tuan Tapa

Tapaktuan merupakan ibu kota Aceh Selatan.

Secara Geografis Kota Tapaktuan terletak sekitar 500 kilometer dari ibu kota Aceh, Banda Aceh.

Tapak Tuan berasal dari dua suku kata tapak dan tuan.

Berdasarkan cerita rakyat secara turun-temurun dan dipercayai hingga saat ini, dahulu di sana hidup seorang petapa sakti bertubuh raksasa bernama Syech Tuan Tapa.

Dia sering bertapa ataupun bersemadi untuk mendekatkan diri kepada Tuhan-nya di sebuah bukit yang kini disebut Gunung Tuan di Tapak Tuan.

Suatu ketika, ada sepasang naga dari daratan Tiongkok menemukan bayi perempuan manusia dengan tanda tahi lalat di perut terapung sendirian di tengah lautan Samudra Hindia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved