Profil

Toke Seuem, Mantan Kombatan GAM, Wali Kota Langsa Dua Periode

Toke Seum saat ini sudah dua periode menjabat sebagai Wali Kota Langsa dengan pasangan Wakil Wali Kota, Dr H Marzuki Hamid MM

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
Serambinews.com
Wali Kota Langsa Usman Abdullah alias Toke Seuem. 

SERAMBIWIKI.COM, LANGSA - Tgk Usman Abdullah SE atau yang lebih akrab disapa dengan Toke Seuem, lahir di Langsa 6 Oktober 1969 silam.

Orangtuanya bernama Alm Abdullah dan Alm Hj Fatimah.

Toke Seuem memiliki 5 saudara kandung, yakni seorang abang dan tiga orang adik.

Toke Seuem saat ini sudah dua periode menjabat sebagai Wali Kota Langsa dengan Wakil Wali Kota, Dr H Marzuki Hamid MM.

Pasangan mantan kombatan GAM dan akademisi ini memimpin Kota Langsa pada periode 2012-2017 dan 2017-2022.

Pada Pilkada 2012, Toke Seuem yang kala itu masih menjabat sebagai anggota DPRA dari Fraksi PA, memilih pulang ke Langsa dan maju dalam Pilkada.

Ia menggandeng sosok akademisi, Dr H Marzuki Hamid MM, sebagai calon wakilnya.

Pasangan ini terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota melalui pertarungan dua putaran.

Di putaran kedua, mereka mengalahkan pasangan incumbent (alm Drs Zulkifli Zainon dan Syaifullah).

Suaidi Yahya, Wali Kota Lhokseumawe dari Eks Kombatan GAM

Roni Ahmad Alias Abusyik, Bupati Pidie yang Pernah Menjabat Panglima Muda GAM

Bergabung Dengan GAM di Malaysia

Awal mulai Toke Seum bergabung dengan GAM, didasari rasa kekecewaan atas ketidakadilan Pemerintah RI terhadap Aceh, yang memiliki jasa besar atas kemerdekaan NKRI ini.

Singkat cerita, pada tahun 1990 Toke Seuem melihat banyak masyarakat Aceh yang datang ke Malaysia, ibu-ibu yang sedang mengandung bahkan ada yang masih bayi dibawa ibunya, dengan menggunakan perahu nelayan sederhana.

Hingga mereka banyak yang ditangkap oleh Polisi Malaysia dan ditempatkan di pusat penangkaran pendatang haram karena masuk Malaysia secara ilegal alias tanpa paspor.

Mereka adalah pelarian dari Aceh yang kala itu dilanda konflik bersenjata.

Prihatin atas kondisi itu, Toke Seuem kemudian bergabung dengan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) di Malaysia, dengan tujuan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat Aceh yang tertindas.

Pada tahun 1991, Toke Seuem diamanahkan menjadi keuangan GAM untuk wilayah Peureulak Aceh Timur.

Tahun 1999 kembali menjabat sebagai keuangan GAM/TNA Wilayah Peureulak Untuk Daerah III Langsa sampai tahun 2002.

Tgk Usman Abdlah juga ditunjuk sebagai Keuangan GAM/TNA Wilayah Peureulak yang meliputi Simpang Ulim, Idi, Peureulak, dan Langsa pada tahun 2002/2003.

Terakhir menjelang damai di tahun 2003, Toke Seuem menjadi Panglima GAM Daerah III Langsa sampai tahun 2005.

Setelah penandatanganan MoU di Helsinki Finlandia, ia dipilih sebagai Ketua KPA D III Langsa.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved