Profil

Roni Ahmad Alias Abusyik, Bupati Pidie yang Pernah Menjabat Panglima Muda GAM

Pria yang dikenal dengan sebutan Abusyik ini, merupakan mantan Panglima Muda Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Pidie.

Editor: Zainal M Noor
SERAMBIWIKI.COM/MUHAMMAD NAZAR
Roni Ahmad alias Abusyik, Bupati Pidie periode 2017 - 2022. 

SERAMBIWIKI.COM, SIGLI - Roni Ahmad SE yang lebih sering disapa dengan nama Abusyik, merupakan Pidie'>Bupati Pidie Periode 2017-2022.

Pada masa konflik, pria yang memiliki beberapa nama alias, seperti Muhammad Sufi dan Garnisun ini, pernah menjabat sebagai mantan Panglima Muda Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Pidie.  

Setelah damai bersemi di Aceh, seiring ditandatanganinya MoU Damai di Helsinki, Finlandia 15 Agustus 2005, Abusyik pernah menjabat sebagai Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pidie.

Pada Pilkada 2017, Abusyik yang berpasangan dengan Fadhlullah TM Daud ST maju sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Pidie dari jalur independen. 

Mereka berhasil meraih suara terbanyak, mengalahkan pasangan calon incumbent (Sarjani Abdullah dan M Iriawan).

Bupati yang kerap mengeluarkan pernyataan berbau kontroversi ini lahir di Gampong Puuk, Gampong Aree, Kecamatan Delima, Pidie, tanggal 4 Mei 1968. 

Suaidi Yahya, Wali Kota Lhokseumawe dari Eks Kombatan GAM

Pendidikan 

Abusyik mengawali pendidikan dasarnya di MIN Gampong Aree (1976-1983).

Setelah tamat MIN, Abusyik sempat putus sekolah.

Karena tidak kerjaan sebagai anak desa, dia selama putus sekolah membantu orang tua bercocok tanam di sawah dan kebun.

Selama 4 tahun, dia membantu orang tuanya di kampung.

Ketika memasuki usia remaja, Abusyik merantau ke Malaysia.

Jiwa merantau ini memang sudah melekat erat bagi mayoritas orang di Gampong Aree, Kecamatan Delima, Pidie.

Dalam perantauannya di Malaysia pada tahun 1986, Abusyik memilih untuk bergabung dengan GAM.

Dari Malaysia Abusyik dikirim untuk menempuh pendidikan militer internasional komando militer di Libya. 

Sekitar tahun 1990 Abusyik pulang ke Pidie untuk melanjutkan perjuangan GAM.

Di Aceh, Abusyik begerilya menenteng senjata dari satu hutan ke hutan di sejumlah kabupaten di Aceh.

Dari pegunungan Perlak (Aceh Timur), Ulee Gle (Pidie Jaya) hingga di hutan Jim-Jiem (Pidie Jaya).

Pada masa konflik dia terus berjuang bersama panglima GAM almarhum Teungku Abdullah Syafi'i. 

Tidak hanya itu, Abusyik juga begerilya di hutan Mila hingga Padang Tiji.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved