Profil

Suaidi Yahya, Wali Kota Lhokseumawe dari Eks Kombatan GAM

Setelah menjalani pendidikan di Pesantren Labuhan Haji, pada tahun 1999 GAM secara resmi berdiri.

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK 

SERAMBIWIKI.COM, LHOKSEUMAWE - Suaidi Yahya merupakan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang tiga periode memimpin Kota Lhokseumawe.

Satu kali sebagai wakil wali kota (2006 - 2012) dan dua kali sebagai wali kota (2012 - 2017 dan 2017 - 2022).

Dimulai pada periode 2006-2011, Lalu, pada periode 2012-2017, dan pada periode 2018-2022.

Suaidi Yahya, lahir pada 1 Juli 1970 di Desa Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.

Pendidikan

Suaidi Yahya memulai jenjang pendidikan formal di SD Negeri 2 Kandang pada tahun 1979 - 1985.Lulus dari SD, Suaidi Yahya melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 7 Lhokseumawe pada tahun 1985-1988.

Kemudian setelah lulus dari SMP, Suaidi Yahya bersekolah di SMA Swasta Sosial Langkat Sumatera Utara (Sumut).Usai tamat SMA, Suaidi Yahya pun memilih untuk menekuni ilmu agama.

Suaidi Yahya menjadi Santri di Pesantren Labuhan Haji Aceh Selatan selama enam tahun, yakni mulai tahun 1993 – 1999, dia menjadi santri daya.

Setelah menjalani pendidikan di Pesantren Labuhan Haji, pada tahun 1999 GAM secara resmi berdiri.

Suaidi pun ikut aktif sebagai tentara atau kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Selama menjadi kombatan, dia sempat menjadi petinggi dengan jabatan sebagai Wakil Gubernur GAM Wilayah Pase.

Setelah penandatanganan MoU Damai Aceh di Helsinky, Finlandia 15 Agustus 2005, Suaidi Yahya dipercaya oleh pimpinan GAM untuk menjadi Reprensentative GAM Aceh Monitoring Mission.

Jabatan itu dia emban hingga tahun 2006.

Buah dari MoU Helsinky, maka di Aceh, calon gubernur maupun bupati atau wali kota, boleh maju melalui jalur independen.

Oleh sebab itu, pada tahun 2006, Suaidi Yahya memilih menjadi calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe berpasangan dengan Calon Wali Kota Munir Usman.

Mereka maju melalui jalur independen.

Mendapat dukungan mayoritas dari masyarakat Kota Lhokseumawe, maka pasangan Munir Usman - Suaidi Yahya terpilih sebagai Wali Kota - Wakil Wali Kota Lhokseumawe periode 2006-2011.

Tidak lama kemudian, para mantan kombatan GAM membentuk sebuah partai lokal dengan nama Partai Aceh.

Suaidi Yahya selaku mantan kombatan GAM ini pun menjadi politisi Partai Aceh (PA).

Karena itu, pada Pilkada tahun 2012, Suaidi diusung PA menjadi Calon Wali Kota Lhokseumawe bersama Calon Wakil Wali Kota Nazaruddin.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved