Wisata

Krueng Siron, Destinasi Wisata Baru di Bekas Camp Latihan Pasukan Khusus GAM

Destinasi yang baru ini, sepertinya belum dikenal luas oleh masyarakat Aceh. Bahkan namanya pun masih asing terdengar

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
SERAMBINEWS.COM/HENDRI
Pengunjung menikmati pemandian di lokasi wisata Krueng Siron, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar. 

SERAMBIWIKI.COM, BANDA ACEH - Sungai Siron, begitulah masyarakat setempat menyebut lokasi ini.

Nama ini sebenarnya bukanlah nama resmi untuk lokasi dimaksud. 

Tapi masih sebutan masyarakat setempat, karena lokasi ini terletak di kawasan Gampong Siron Krueng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar.

Seperti halnya namanya yang belum resmi, lokasi yang menawarkan sensasi kesegaran alami aliran air pegunungan ini, belum dikenal luas oleh masyarakat Aceh.

Namun, Seiring terbukanya akses jalan, lokasi ini mulai dikunjungi dan menjadi pilihan tujuan wisata sejumlah warga, terutama warga Aceh Besar dan Banda Aceh.

Banyak warga memilih berwisata ke destinasi wisata yang berada di ruas jalan baru, lintas Kota Jantho (Aceh Besar) - Lamno (Aceh Jaya).

Lonceng Cakra Donya

Letak

Sungai Siron, terletak di kawasan Gampong Siron Krueng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar.

Di lokasinya dapat merasakan suasana sejuk alami, karena berada di kawasan lindung Ulu Masen dan perbukitan.

Air Terjun Peucari, Keindahan Tersembunyi di Hutan Belantara Jantho Aceh Besar

Ke Lokasi

Menuju ke sana, dapat dilewati dengan menyusuri jalan dari Kota Jantho yang sudah teraspal.

Sementara sebagian ruas jalan tembus sampai ke Lamno masih dikerjakan dengan panjang total sekitar 65 kilometer.

Moen Ceunong, Keindahan Alam Tersembunyi di Belantara Aceh Besar

Sejarah

Menurut masyarakat setempat, ketika konflik Aceh sedang membara, daerah ini merupakan tempat latihan pasukan Gajah Keng, unit khusus kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Aceh Rayeuk (Aceh Besar).

Karenanya, lokasi ini masih tidak tersentuh pembangunan hingga penghujung tahun 2010.

Setelah konflik mereda, lokasi ini mulai terbuka seiring dimulainya pembukaan ruas jalan tembus dari Jantho (Aceh Besar) ke Lamno (Aceh Jaya).

Ini merupakan jalur alternatif bagi warga dari pantai barat-selatan Aceh yang ingin ke pantai timur-utara Aceh, maupun sebaliknya.

Jalur ini dipersiapkan sebagai jalur alternatif jika sewaktu-waktu terjadi masalah di jalur utama Lamno-Banda Aceh.

Selain itu juga untuk semakin membuka akses bagi para petani di kawasan tersebut untuk mengangkut hasil pertanian mereka.

Jalur yang baru dibuka ini melewati perbukitan dan perkampungan pedalaman. 

Karenanya, banyak perbukitan yang asri dan anak sungai yang airnya jernih.

Sehingga dalam perjalanannya, lokasi ini menjadi destinasi wisata baru bagi warga Aceh, khususnya Banda Aceh dan Aceh Besar.

Satu yang perlu diketaui, di jalur ini banyak terdapat air terjun.

Tentunya sangat cocok buat Anda penyuka traveling untuk menjajal alam yang masih asri. (SerambiWIKI/Hendri)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved