Kuliner

Lompong Sagu, Makanan Khas Kabupaten Aceh Singkil

Namannya Lompong sagu. Merupakan kuliner khas asal Aceh Singkil yang hanya didapatkan di kabupaten tersebut.

Penulis: Hendri Abik
Editor: Zainal M Noor
Serambi Indonesia
Lompong Sagu, Makanan Khas Kabupaten Singkil 

SERAMBIWIKI.COM, BANDA ACEH – Lompong sagu adalah makanan khas asal  Aceh Singkil.

Karena itu, lompong sagu hanya terdapat di kabupaten yang berada di wilayah barat Provinsi Aceh ini.

Disebut lompong sagu, karena makanan ini terbuat dari tepung sagu dibungkus daun pisang dan dimasak dengan cara dipanggang.

Sejarah

Menurut masyarakat setempat, pada masa kerajaan Aceh, makanan ini hanya disajikan pada acara adat, hari besar keagamaan, serta makanan kesukaan para raja Singkil.

Pada masa itu, raja-raja Singkil, yang dikenal dengan istilah raja Si Enam Belas yaitu, 16 kerjaan yang mendiami pinggir sungai.

Delapan di pinggir sungai Lae Cinendang dan delapan lagi di pinggir sungai Lae Soraya.

Walau kerajaan sudah hilang, pada medio 90-an, kini lompong sagu menjadi kudapan yang dijajakan di warung-warung kecil.

Makanan ini sangat sedap disantap sambil menyeruput kopi.

Namun seiring dengan  perubahan zaman, lompong sagu sulit didapatkan, hanya terdapat pada tempat-tempat tertentu saja.

Warga yang ingin mencicipinya harus membuat sendiri di rumah masing-masing.

Harga

Harga lompong sagu terbilang murah, Rp 5 ribu per tiga bungkus.

Bahan Baku

Bahan baku utama lompong sagu dari tepung sagu.

Tepung sagu ini berasal dari pohon rumbia yang tumbuh subur di daerah pinggiran sungai Singkil.

Agar memiliki cita rasa lezat, tepung sagu dicampur gula dan garam.

Setelah itu, dibungkus daun pisang lalu dipanggang hingga matang.

Memanggang lompong sagu tidak sembarangan.

Ada cara khusus, yaitu menggunakan sabut atau batok kelapa.

Bahan bakar itu memberikan aroma khas.

Penasaran? Yuk berkunjung ke Aceh Singkil.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved